Analair

Lair of Analyst

Cinta Laki-laki Biasa

 Disadur dari blognya mbak Meme

MENJELANG hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.

“Kenapa?” tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan. Read more »

February 24, 2007 Posted by mardun | Stories | | 2 Comments

Samurai Deeper Kyo

Pengarang : Kamijyo Akimine
Seri : 38 Episode (manga), 26 (anime)

Kyo

Memangnya kenapa kalau hidup itu menyebalkan? kamu tinggal membuatnya menarik kan?

Pernah membaca Dr Jekkyll and Mr Hide? mungkin itulah kesan pertama yang didapat ketika melihat sosok Kyo si mata iblis yang muncul merasuki tubuh Kyoshiro Mibu ketika dia sedang dalam bahaya. Bermata merah, beringas, dan tidak kenal ampun, itulah sosok kyo yang bertolak belakang dengan Kyoshiro si tukang obat yang periang dan lemah. Akan tetapi seiring berjalannya cerita akan terungkap hubungan antara keduanya dan akan terlihat siapa yang sebenarnya “baik” dan siapa yang “jahat” Read more »

January 31, 2007 Posted by mardun | Anime, Manga | | 6 Comments

James Bond : Casino Royale

Casino Royale mungkin adalah seri James Bond yang paling membosankan dari semua film yang pernah dibuat tentang agen 007 ini. Yang pertama adalah kurangnya unsur spionase dari film ini, film ini lebih mirip film action biasa bahkan diawal ceritanya film ini hampir mirip film “Rambo”. Yang Kedua adalah tidak ada alat-alat canggih nan aneh yang menjadi ciri khas film James Bond. Mungkin hal ini disebabkan oleh meninggalnya tokoh “Q” yang selalu menjadi penyuplai alat-alat aneh tersebut. Yang ketiga adalah skenario dari film itu sendiri yang tidak jelas. Orang yang baru pertama kali melihat film ini biasanya akan bingung karena tidak tahu apa yang sebenarnya diceritakan oleh film ini. Read more »

November 21, 2006 Posted by mardun | Movies | | No Comments Yet

Kunti dan Angin Yang Berhembus di Padang

Malam telah pulang. Meninggalkan tanya, di pagi yang teduh dengan embun
yang masih bergelayut di rumput-rumput dan dedaunan. Kunti masih merenung
di bawah sebuah pohon yang daunnya banyak terbakar waktu. Sejenak ia
berdiri, dan berlari kecil ke arah matahari terbit. Direntangkan tangannya,
ditatapnya lekat-lekat matahari. Sejumlah keluh tertahan di otaknya. Ia
meragu. Kepada siapa kan kukeluhkan tanya. Read more »

November 19, 2006 Posted by mardun | Stories | | 2 Comments